Berbagi informasi, tips, cerita, pengetahuan, harapan, ide, dan lainnya.

5 Juni 2018

Tips Mengamankan Rumah Dari Pencurian


Aksi pencurian masih marak terjadi. Tidak memandang apakah rumah kita berada di lingkungan sepi ataupun lingkungan ramai. Terlebih lagi jika menghadapi musim liburan, seperti libur lebaran, libur sekolah, dan hari libur nasional lainnya.
Jika di daerah kita masih terdapat kegiatan ronda alias siskamling, tentunya kita merasa sangat terbantu dalam segi kemanan. Namun, alangkah baiknya jika kita juga ikut menjaga kemanan dimulai dari rumah kita sendiri.

Lalu, apa saja tips mengamankan rumah dari aksi pencurian yang bisa kita lakukan? Berikut ini beberapa tips yang dapat dijadikan inspirasi.

1. Amankan Pintu Rumah

Pintu rumah adalah akses yang paling diincar oleh para pencuri, karena dengan membobol pintu maka si pencuri akan dengan mudah memasuki rumah kita. Oleh karena itu, setiap kita akan bepergian hendaknya memeriksa semua pintu dan memastikannya dalam keadaan sudah dikunci.

Kejadian pencurian kerap dilakukan pada malam hari, jadi lebih baik kita mengunci pintu jauh sebelum pergi tidur. Jika pada malam hari kita memang sudah tidak akan keluar, segera kunci pintu rumah kita. Ingat semua pintu utama, termasuk pintu garasi kendaraan kita.

2. Amankan Jendela Rumah

Pintu rumah kita telah terkunci dengan benar dan aman, namun kadang tetap saja terjadi aksi pencurian. Kita juga harus mengunci jendela yang ada di rumah, karena pencuri selalu saja mencari celah meski sangat kecil.

Amankan jendela rumah dengan memasang teralis besi di dalamnya. Bisa juga kita membuat model jendela yang hanya dapat dibuka bebrapa senti saja.


3. Selektif Menerima Tamu

Sebagai makhluk sosial, rumah kita memang tidak bisa terhindar dari yang namanya tamu. Apalagi jika kita mempunyai banyak kawan dan relasi, setiap harinya ada banyak orang yang datang. Di antara tamu yang datang itu tak jarang terdapat tamu yang tidak kita kenal, seperti sales, pedagang, peminta sumbangan, dan lainnya.

Kita harus bijaksana dalam menerima tamu yang datang. Jika memang kita tidak mengenalnya dan mencurigakan, maka hendaknya dipersilakan bukan di ruang tamu atau di dalam rumah. Ajak tamu tersebut berbincang di teras, dan ingat untuk selalu menutup pintu agar bagian isi rumah tidak terlihat. Jika memungkinkan, ajaklah satu orang keluarga agar menemani kita dalam menerima tamu tersebut.

Kewaspadaan adalah cara untuk mencegah tindak kejahatan!
4. Maksimalkan Penerangan

Sebagian dari kita memilih untuk mematikan penerangan di dalam rumah pada malam hari. Tujuannya beragam, untuk menghemat biaya tagihan listrik, agar tidak silau sehingga nyaman untuk tidur. Sebenarnya tidak masalah jika kita mematikan penerangan di dalam rumah, asalkan penerangan di lura rumah dimaksimalkan.

Lingkungan yang gelap menjadi favorit para pencuri untuk melancarkan aksinya. Usahakan di setiap sudut rumah diberi lampu penerangan. Selain itu tempat tempat yang rawan digunakan untuk bersembunyi juga hendaknya diberi penerangan, misal, taman, kolam, ataupun kandang hewan peliharaan.

Dengan memaksimalkan penerangan, setidaknya kita membatasi ruang gerak orang yang berniat jahat terhadap rumah kita.

5. Manfaatkan Media Sosial

Di era yang semakin canggih ini, masalah keamanan dapat kita tingkatkan dengan memanfaatkan teknologi. Media sosial sebagai salah satu produk kecanggihan teknologi dapat digunakan untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

Selain mempercepat informasi, media sosial juga tidak dibatasi ruang dan waktu. Manfaatkan fitur "grup" seperti di whatssapp, blackberry messenger, line, sebagai sarana koordinasi dalam masalah kemanan. Aturlah jadwal untuk mengirim pesan peringatan kemanan di jam-jam tertentu yang dianggap rawan, sehingga anggota grup dapat mendengar nada pemberitahuan dan membacanya. Setelah membaca, anggota grup harus membalas pesan tersebut sebagai tanda respons mereka.

Itulah tips-tips mengamankan rumah dari aksi pencurian yang dapat kita lakukan. Semoga menginspirasi. Jika ada pengalaman mengenai bagaimana mengamankan rumah, dapat dibagikan dalam kolom komentar. Terima kasih.

Waspadalah!

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Tulisan Populer

KataKata

"Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu." (Ali bin Abi Thalib)

FEMURKU. Diberdayakan oleh Blogger.