Bulan Ramadhan menjadi bulan istimewa bagi umat Islam di dunia. Selain karena dilipatkannya pahala ibadah, bulan suci ini juga membawa berbagai manfaat. Salah satunya adalah menahan hawa nafsu. Selama sebulan kita digembleng untuk menahan hawa nafsu, baik secara jasmani maupun rohani. Khusus untuk hawa nafsu jasmani, kita diwajibkan menahan lapar dan dahaga mulai dari terbit matahari hingga waktu berbuka tiba. Sering dari kita tidak menemukan esensi dari puasa, yakni menahan hawa nafsu. Yang kita dapat hanya lapar, letih, lesu dan dahaga. Hal itu ternyata disebabkan oleh pola hidup yang salah saat melaksanakan ibadah puasa, termasuk dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Berikut ini tips dan trik sehat dalam rangka menyiapkan diri saat menjalankan ibadah puasa yang dirangkum dari detikHealth.
- Saat berbuka puasa di luar rumah, menu yang menjadi pilihan memang menjadi sangat beragam. Namun jangan sampai salah memilih karena justru akan mengganggu sistem pencernaan yang selama seharian sudah beristirahat. Karbohidrat lembut seperti bubur atau ketupat baik jika ingin dihidangkan untuk berbuka puasa.
- Sebaiknya selalu sempatkan untuk bangun sahur. Karena jika Anda malas sahur, maka salah satu akibatnya menjadi lemas dan sulit fokus. Kadang kondisi tersebut dirasa hanya karena seharian tidak makan saja, padahal ada beberapa faktor lain termasuk kurang asupan cairan atau dehidrasi."
- Gangguan perut kembung biasanya muncul karena salah makan saat sahur maupun berbuka, misalnya pada orang yang memiliki sakit maag. Untuk mengatasinya, hindari terlalu banyak makanan berminyak, berlemak, dan memproduksi gas. Perbanyak minum air putih atau jus buah. Ada baiknya juga untuk menghindari makan sahur dengan menggunakan mi instan, karena bisa berisiko muncul efek kembung, mual, dan bahkan muntah.
- Berpuasa termasuk dalam salah satu detoks alami, sebab tubuh dibiarkan tidak mencerna makanan selama lebih kurang 12 jam. Beberapa organ tubuh pun bisa istirahat sejenak dari aktivitasnya selama setahun, yakni pankreas, usus halus, usus besar, lambung, dan hati.
- Saat berbuka puasa jangan kalap jika tak ingin sakit perut. Dalam kondisi perut kosong seharian, metabolisme tubuh tentunya berjalan lebih lambat dari biasanya. Saat tiba waktunya berbuka, seharusnya perut diberi kesempatan untuk beradaptasi dengan makanan yang lebih ringan sebelum dipaksa untuk makan makanan yang berat.
- Air kelapa membantu menghilangkan rasa haus dan mengganti konsumsi air yang hilang setelah 14 jam lebih berpuasa seharian, karena air kelapa mengandung komposisi elektrolit atau mineral yang seimbang dan mirip dengan cairan darah manusia.
- Makan timun rebus dapat membantu mengurangi bau mulut saat puasa. Timun dapat mendinginkan perut dan mencegah naiknya asam lambung, sehingga tidak menyebabkan bau di mulut.
- Agar tidak ngantukan, usahakan tidak begadang saat bulan puasa. Jika bisa segera tidur setelah salat tarawih. Jangan melakukan kegiatan-kegiatan lain yang bisa mengurangi jam tidur.
- Makanan dan minuman manis memang dianjurkan untuk santapan awal buka puasa. Tapi bukan berarti semua makanan atau minuman manis boleh dikonsumsi, terlebih bila mengandung kadar gula tinggi. Yang manis untuk berbuka puasa cukup teh manis (kalau bisa pakai gula jagung), lalu kurma 3 biji. Pembuka yang manis cukup 1 macam saja.
- Jika tak ingin bau mulut saat puasa, segera sikat gigi setelah makan sahur karena setelah 2 menit sisa makanan yang menempel di mulut dengan cepat menjadi asam. Selain itu kurangi makanan manis atau karbohidrat tinggi karena akan mempercepat metabolisme mulut menjadi asam.
- Makanan dan minuman manis memang dianjurkan untuk santapan awal buka puasa. Tapi bukan berarti semua yang manis boleh dikonsumsi, terlebih bila mengandung kadar gula tinggi. Idealnya, buka puasa dengan makan 3 buah kurma. Selain manis, kurma juga merupakan karbohidrat kompleks yang membuat gula diserap tubuh secara perlahan.
- Ibu menyusui bisa puasa dengan tetap makan tiga kali, yakni saat sahur, buka puasa dan setelah taraweh. Hal terpenting, ibu menyusui harus banyak minum air putih agar produksi ASI tetap terjaga.
- Risiko dehidrasi rentan mengintai pasien diabetes yang sedang berpuasa. Bila ingin tetap puasa, pasien diabetes disarankan untuk banyak minum air yang diatur frekuensinya dari setelah buka puasa hingga menjelang sahur.
Demikian tips dan trik sehat dalam menjalani ibadah puasa. Semoga dengan berpuasa kita dapat memperoleh manfaat baik secara jasmaniah maupun rohaniah. Semangat!

makasih gan, info dan tipsnya,.
BalasHapus