Berbagi informasi, tips, cerita, pengetahuan, harapan, ide, dan lainnya.

14 Mei 2023

Kisah Inspirasi Belajar Dari Kisah Tempayan Rusak



Seorang ibu yang sudah tua memiliki 2 buah tempayan yang digunakan untuk mencari air, yang dipikul dipundak dengan menggunakan sebatang bambu.

Salah satu dari tempayan itu retak, sedangkan yang satunya tanpa cela & selalu memuat air hingga penuh.

Setibanya di rumah setelah menempuh perjalanan panjang dari sungai, air di tempayan yang retak tinggal separuh.

Selama 2 tahun hal ini berlangsung setiap hari, dimana ibu itu membawa pulang air hanya satu setengah tempayan.

Tentunya si "tempayan" yang utuh sangat bangga akan pencapaiannya. Namun tempayan yang retak merasa malu akan kekurangannya dan sedih sebab hanya bisa memenuhi setengah dari kewajibannya.

Setelah 2 tahun yang dianggapnya sebagai kegagalan, akhirnya si "tempayan retak" berbicara kepada ibu tua itu di dekat sungai. "Aku malu, sebab air bocor melalui bagian tubuhku yang retak di sepanjang jalan menuju ke rumahmu." Ibu itu tersenyum, dan berkata "Tidakkah kau lihat bunga beraneka warna di jalur yang kau lalui, namun tidak ada di jalur yang satunya?

Aku sudah tahu kekuranganmu, jadi aku menabur benih bunga di jalurmu & setiap hari dalam perjalanan pulang kau menyirami benih-benih itu. Selama 2 tahun aku bisa memetik bunga-bunga cantik untuk menghias meja. Kalau kau tidak seperti itu, maka rumah ini tidak seasri seperti ini sebab tidak ada bunga."

***

Kita semua mempunyai kekurangan, Namun kita harus menjadikan keretakan & kekurangan itu sebagai "berkah" agar hidup kita bahagia dan menyenangkan.

*****

Sumber

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Tulisan Populer

KataKata

"Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu." (Ali bin Abi Thalib)

FEMURKU. Diberdayakan oleh Blogger.